Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Rabu, 02 Oktober 2013

Efektifitas Pemasangan Material Insulasi pada Atap Pabrik



Seperti kita ketahui bahwa di negara tropis seperti indonesia, problem utama yang dihadapi adalah cuaca dengan suhu yang panas. Pada saat cuaca cerah, suhu atap rumah dapat mencapai 80° C. Panas ini akan diteruskan ke bawah atap dan kemudian diteruskan lagi ke seluruh bagian rumah, sehingga suhu di dalam rumah dapat mencapai 40° C. Sungguh tidak nyaman, karena tubuh manusia pada saat berada dilingkungan dengan suhu 32° C terus menerus akan merasa cepat lelah, dan jika berada pada suhu 40° C terus menerus dapat mengakibatkan dehidrasi dan bahkan pingsan (Head Stroke).

Tentunya, kita dapat menggunakan AC di dalam ruangan atau pun di tempat kerja kita. Tapi apakah anda tahu bahwa AC adalah pengguna listrik terbesar di rumah atau tempat anda?
Kunci untuk menjaga suhu yang nyaman pada bangunan Anda adalah dengan mengurangi perpindahan panas dari luar ke dalam bangunan dan perpindahan suhu dingin dari dalam ke luar bangunan. Perpindahan panas pada suatu bangunan terjadi dalam 3 cara, yaitu konveksi (Convection), konduksi(Conduction) dan radiasi (Radiation).

Konduksi adalah perpindahan panas melalui benda penghantar seperti halnya cangkir yang menjadi panas karena diisi kopi panas. Konveksi adalah perpindahan panas yang terjadi karena pergerakan udara, udara panas akan naik ke atas dan udara dingin akan turun ke bawah. Bisa juga karena angin yang membawa udara panas dari luar. Tetapi walaupun rumah kita tertutup rapat, tetap saja rumah kita panas. Karena pada bangunan, perpindahan panas disebabkan oleh radiasi.
Radiasi adalah perpindahan panas melalui gelombang energi tanpa membutuhkan media penghantar. Radiasi panas ini ketika mengenai permukaan suatu benda, akan diserap dan akan meningkatkan suhu benda tersebut.

Insulator bekerja hanya menghambat rambatan panas atap ke ruang dibawahnya dengan bahan alumunium foil, kecepatan panas akibat radiasi cahaya matahari terus berlangsung, sedangkan jarak sumber panas atap ke insulator beberapa cm saja, akibatnya konduksi panas ke insulator terjadi walaupun rambatannya bisa cepat atau lambat tergantung kualitas insulator.

Namun beberapa bukti dilapangan  beberapa pabrik yang dipasang  bahan Insulasi atau penahan panas  berada tepat dibawah atap genteng, galvalume pada pabrik ternyata tidaklah efektif untuk meredam panas akibat radiasi cahaya matahari pada atapnya. Suhu ruang pabrik masih panas sekitar 36 derajat celcius.

Perbedaan Konsep Insulator dan UVCOOL
Konsep insulator yang dipasang tepat dibawah atap berfungsi untuk menahan rambatan panas (konduksi),  karena sumber panas adalah atap yang terpapar cahaya matahari, insulator bekerja hanya menghambat  merambatnya panas atap ke ruang dibawahnya. Tetapi sumber panas akan terus terjadi jika atap terus terpapar cahaya matahari.

Sedangkan UVCOOL dengan konsep Menolak Cahaya Matahari penyebab Panas pada atap dengan Lapisan Khusus yang mampu secara Absolut 100% memantulkan gelombang elektromagnetik penyebab panas matahari. Deangan Teori Fisika Kimia, bahwa Cahaya Matahari merupakan Gelombang Elektromagnetik dan Partikel yang dapat dipantulkan. Pelapis UVCOOL dengan 3 lapis pengecatan mempunyai ketebalan sampai 180 mikron dengan bahan Alam serta formula khusus yang mampu memantulkan 100% Gelombang elektromagnetik dan partikel matahari, sehingga benda yang terpapar sinar matahari hanya mendapat panas dari suhu sekitar. Karena suhu atap yang berada pada suhu kamar, suhu ruang pabrik dipengaruhi oleh suhu halaman pabrik dan tembok yang terpapar. untuk memberikan efek dingin yang lebih maka tembok pabrik yang terpapar sinar matahari juga dilapisi UVCOOL, serta menjaga udara masuk dari pintu pabrik maka pada pintu pabrik diberi rumbai kain yang di cat UVCOOL.  Sehingga terbukti suhu ruang pabrik berapa pada suhu 26-29 derajat celcius (suhu kamar).








Hasil hasil kunjungan UVCOOL ke pabrik-pabrik di Jawa Timur yang sudah dipasang Insulator, namun suhu ruang pabrik masih panas, sehingga pemilik pabrik memutuskan untuk mencoba memakai UVCOOL untuk mendinginkan pabriknya dengan respon yang sangat memuaskan. 

Dengan biaya awal yang sebanding dengan pemasangan Insulator dengan hasil tidak efektif menurunkan suhu ruang pabrik, UVCOOL dengan aplikasi yang mudah tanpa perawatan (Periksa kembali setelah 10 tahun pemakaian).

UVCOOL telah banyak dipakai di pabrik, rumah, kantor, tangki BBM, gudang-gudang dan selama ini hasilnya sangat memuaskan. TERBUKTI MEMUASKAN







Tips Konstruksi Agar Rumah Anda Hemat Energi

Membangun rumah baru mungkin adalah investasi terbesar bagi Anda. Jendela, pintu, dinding, dan langit-langit menegaskan ciri rumah Anda. Jika rumah Anda dibuat dengan material berkualitas, anda dapat mereduce transfer panas, dingin, dan udara lembab sehingga menghemat penggunaan energi.
Anda dapat membangun rumah yang tidak hanya nyaman untuk Anda, tapi juga akan menghemat tagihan listrik di masa mendatang.

Tips Utama Konstruksi

  • Memiliki tukang yang profesional yang dapat menginstal sistem heating/cooling yang efisien.
  • Gunakan kaca jendela jenis Low-E (insulator panas matahari) dan pintu yang bersifat insulator.
  • Atap yang berwarna cerah akan mereduksi panas matahari yang masuk ke dalam rumah.
  • Gunakan material dinding yang bersifat insulator suhu atau dilapisi Cat Penolak Panas UVCOOL.

Persiapan sebelum konstruksi

  • Perencanaan: Ini adalah investasi terbaik anda dan cara termudah untuk menghindari kesalahan yang akan disesali di kemudian hari.
  • Memilih lokasi: Sebelum mendesain rumah, pertimbangkan tentang lingkungan sekitar. Dari arah mana matahari terbit dan terbenam. Pohon dan bangunan yang mana yang menghalangi panas matahari selama siang hari.
  • Memilih Arsitek: Pilihlah arsitek yang familiar dengan energi efisien seperti tentang pasif solar, insulasi suhu yang optimal, peralatan listrik yang efisien juga jendela, dan kualitas energi serta prinsip desain bangunan.
  • Mencari kontraktor: Seperti halnya saat memilih arsitek, pilih kontraktor yang familiar dengan konstruksi energi efisien, insulasi suhu, teknik kontrol kebocoran udara, juga cara pemasangan panel dinding yang benar.
  • Bentuk rumah: Bentuk rumah akan mempengaruhi dimana udara dingin memasuki rumah, dan berapa banyak panas matahari yang mempengaruhi. Menyederhanakan layout akan menjadikan rumah lebih mudah dan hemat biaya pembangunan, pertimbangkan tentang insulasi suhu beberapa material konstruksi yang dibutuhkan. 
  • Insulasi: Kontraktor dan arsitek seharusnya tau akan sistem insulasi yang disyaratkan untuk iklim dan bangunan yang berlaku. Untuk mendapatkan insulasi seperti yang diinginkan, pemasangan instalasi insulasi yang tepat sangat penting. Tanyakan kontraktor anda tentang pihak ketiga yang dapat menginspeksi untuk mengecek secara keseluruhan komponen energi efisien.
  • Jendela: pilihlah jendela berkualitas tinggi untuk menghindari trasfer panas dan dingin. Perhatikan posisi jendela anda untuk mendapatkan pencahayaan terbaik di siang hari.
  • Shading: pikirkan untuk menambahkan atap pada struktur di luar rumah, seperti atap patio dan  kanopi untuk mengontrol panas matahari.
  • Tanam pepohonan: Tanamlah pohon di halaman anda sebisa mungkin, karena dapat mereduce tagihan listrik akan pemakaian AC anda. Vegetasi dapat mereduce temperatur luar yang ekstrim, juga menahan dan merubah aliran angin. 

Saat konstruksi

  • Kebocoran udara: Tutupi tempat yang berpotensi mengalami kebocoran udara saat pembangunan. Masukkan plumbing dan saluran listrik. Tutupi chimney. Beri perhatian lebih pada attic dan sekitar pondasi. Gunakan material yang dapat mengatasi kebocoran udara. 
  • AC: Ikuti langkah-langkah di atas untuk insulasi dari kebocoran udara, untuk penghematan, tempatkan unit AC bagian luar di tempat yang teduh.
  • Peralatan listrik: Tempatkan kulkas jauh dari terkena cahaya matahari langsung, dan alat pencuci yang mengeluarkan panas. Tempatkan mesin cuci Anda berdekatan dengan water heater untuk mereduce panas yang hilang di pipa water heater.
  • Pencahayaan: Gunakan lampu fluoresence, dan lampu efisien yang sesuai. Maksimalkan penggunaan cahaya alami selama siang hari jika memungkinkan.
  • Plumbing: Pasang toilet dengan aliran kecil, juga pakailah shower. Desain rumah Anda dengan kamar mandi saling bertumpuk untuk menghemat penggunaan pipa air, juga menghemat pemakaian air, mereduce hilangnya panas dari air water heater, juga Anda bisa mendapatkan air panas lebih cepat.
  • Water heater: Jika anda menggunakan model yang konfensional, pilihlah yang insulasinya baik. Atur pada suhu tidak melebihi 50 derajat celcius.
  • Atap: Gunakan warna cerah pada atap untuk menghindari panas matahari.
  • Landscaping: Tanam pepohonan di di arah timur dan barat untuk mereduce biaya AC.
  • Pembuangan air : Air yang berasal dari atap dialirkan jauh dari rumah.
 Tips ini disampaikan oleh:

Submenu Section

Feature

 
 
Blogger Templates