Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Rabu, 02 April 2014

Atap Putih untuk Mengatasi Pemanasan Global

 

Warna atap rumah umumnya berwarna merah bata, biru, hitam, hijau tua, dan lain-lain. Sangat jarang kita melihat atap berwarna putih. Untuk bangunan dengan dak beton pun biasa mengikuti warna semen yaitu abu-abu. Bahkan dingin luar rumah menggunakan cat anti bocor (waterproff) berwarna abu-abu.
Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis yang panas, atap putih dapat mengurangi pemakaian AC sebesar 20%. Negara bagian California di Amerika Serikat malah mengharuskan semua bangunan baru, sejak tahun 2005, beratap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun teras.
Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari, seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar.




Pengalaman saya sendiri adalah mencat atap rumah saya yang berbahan asbes dengan Cat Pelapis Peredam Panas UVCOOL. Cat UVCOOL berwarna dasar putih (warna standart karena daya pemantul 100SRI). yang merupakan warna paling efektif untuk memantulkan sinar matahari kembali. Cat UVCOOL yang berbahan dasar air memiliki kemampuan untuk memantulkan ultraviolet hingga 100%  (Putih) dan mengurangi panas atap hingga 47%. Atap yang lebih dingin ini akan otomatis membuat bagian dalam ruangan lebih dingin.

Rumah saya terletak di Surabaya Jawa Timur dengan udara yang sangat panas sehingga suhu dalam ruangan tanpa AC dapat mencapai 34 derajat celcius. Dengan UVCOOL, suhu ruangan bisa turun hingga 5-6 derajat celcius. Plafon pun sekarang terasa lebih dingin sehingga otomatis ruangan di bawahnya juga adem, sehingga AC jarang dipake dan tagihan listrik berkurang 20%. Pengerjaan dengan cat juga sangat mudah karena tidak perlu merubah atap ataupun mengganti apapun, hanya tinggal di cat, tunggu 3-4 jam, setelah kering langsung terasa.

CAT PEREDAM PANAS, KARAT DAN SUARA UVCOOL


Menggunakan UVCOOL hanya contoh saja karena menurut Hasheem, cat putih yang mempunyai daya pantul sinar matahari mencapai 100 SRI akan menghasilkan efek yang luar biasa untuk menolong global warming.



Gerakan Atap Putih Untuk Indonesia yang berada di daerah Tropis, musim kemarau sering kali lebih panjang dibandingan musim penghujan. Lagipula banyak rumah di Sumatera, Kalimantan dan Indonesia Timur suka menggukan Seng sebagai Atap. Bila Gerakan Atap Putih Indonesia dilakukan, maka Indonesia mampu menghemat 20% Energi Listrik, rumah lebih nyaman karena lebih dingin dan turut serta menghijaukan dunia.

Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap berwarna putih akan jauh lebih bermanfaat.
Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari,
seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar.
khusus untuk penggunaan atap berwarna hitam : atap berwarna hitam dapat menambah panas suhu di permukaan atap. (itu karena seperti apa yang dulu kita pelajari di sekolah, bahwa warna hitam dapat menyerap kalor (panas) lebih banyak di bandingkan warna putih. hal itu akan mengakibatkan meningkatnya juga suhu di dalam ruangan
nah, untuk mengurangi hawa panas tersebut, mungkin cara yang paling murah adalah dengan mengecat atap menggunakan cat berwarna putih.
kenapa ?? : itu karena atap berwarna putih bisa memantulkan sinar ultraviolet lebih banyak di bandingkan warna gelap seperti warna hitam, dan dapat mengurangi transfer hawa panas kedalam ruangan.
bahkan Negara bagian California sudah mengharuskan semua bangunan baru sejak tahun 2005, menggunakan atap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun menurun
lalu apa hubungannya mengecat atap menggunakan cat berwarna putih dengan pengurangan pemanasan global ?
- See more at: http://www.sobatbumi.com/solusi/view/81/Perangi-pemanasan-global-dengan-atap-putih#sthash.fAZaap7F.dpuf
Warna atap rumah biasanya berwarna merah bata, biru, hitam, hijau tua, dan lain-lain. Sangat jarang kita melihat atap berwarna putih. Untuk bangunan dengan dak pun biasa mengikuti warna semen yaitu abu-abu.
Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap berwarna putih akan jauh lebih bermanfaat.
Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari,
seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar.
khusus untuk penggunaan atap berwarna hitam : atap berwarna hitam dapat menambah panas suhu di permukaan atap. (itu karena seperti apa yang dulu kita pelajari di sekolah, bahwa warna hitam dapat menyerap kalor (panas) lebih banyak di bandingkan warna putih. hal itu akan mengakibatkan meningkatnya juga suhu di dalam ruangan
nah, untuk mengurangi hawa panas tersebut, mungkin cara yang paling murah adalah dengan mengecat atap menggunakan cat berwarna putih.
kenapa ?? : itu karena atap berwarna putih bisa memantulkan sinar ultraviolet lebih banyak di bandingkan warna gelap seperti warna hitam, dan dapat mengurangi transfer hawa panas kedalam ruangan.
bahkan Negara bagian California sudah mengharuskan semua bangunan baru sejak tahun 2005, menggunakan atap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun menurun
lalu apa hubungannya mengecat atap menggunakan cat berwarna putih dengan pengurangan pemanasan global ?
itu karena, penggunaan atap berwarna putih dapat menghemat atau mengurangi penggunaan AC hingga 15% dalam satu tahun.
itu hanya untuk satu rumah. lalu bayangkan jika ada 1 juta rumah yang menghemat penggunaan AC sebanyak 15% setiap rumahnya mungkin itu akan sangat membantu untuk penghematan energi global. alhasil, pemanasan globalpun bisa sedikit berkurang
penerapan atap berwarna putih ini, selain bisa menghemat energi dan uang, hal ini juga dapat sedikit membantu dalam proses penyelamatan lingkungan
- See more at: http://www.sobatbumi.com/solusi/view/81/Perangi-pemanasan-global-dengan-atap-putih#sthash.fAZaap7F.dpuf




Warna atap rumah biasanya berwarna merah bata, biru, hitam, hijau tua, dan lain-lain. Sangat jarang kita melihat atap berwarna putih. Untuk bangunan dengan dak pun biasa mengikuti warna semen yaitu abu-abu.
Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap berwarna putih akan jauh lebih bermanfaat.
Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari,
seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar.
khusus untuk penggunaan atap berwarna hitam : atap berwarna hitam dapat menambah panas suhu di permukaan atap. (itu karena seperti apa yang dulu kita pelajari di sekolah, bahwa warna hitam dapat menyerap kalor (panas) lebih banyak di bandingkan warna putih. hal itu akan mengakibatkan meningkatnya juga suhu di dalam ruangan
nah, untuk mengurangi hawa panas tersebut, mungkin cara yang paling murah adalah dengan mengecat atap menggunakan cat berwarna putih.
kenapa ?? : itu karena atap berwarna putih bisa memantulkan sinar ultraviolet lebih banyak di bandingkan warna gelap seperti warna hitam, dan dapat mengurangi transfer hawa panas kedalam ruangan.
bahkan Negara bagian California sudah mengharuskan semua bangunan baru sejak tahun 2005, menggunakan atap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun menurun
lalu apa hubungannya mengecat atap menggunakan cat berwarna putih dengan pengurangan pemanasan global ?
itu karena, penggunaan atap berwarna putih dapat menghemat atau mengurangi penggunaan AC hingga 15% dalam satu tahun.
itu hanya untuk satu rumah. lalu bayangkan jika ada 1 juta rumah yang menghemat penggunaan AC sebanyak 15% setiap rumahnya mungkin itu akan sangat membantu untuk penghematan energi global. alhasil, pemanasan globalpun bisa sedikit berkurang
penerapan atap berwarna putih ini, selain bisa menghemat energi dan uang, hal ini juga dapat sedikit membantu dalam proses penyelamatan lingkungan
- See more at: http://www.sobatbumi.com/solusi/view/81/Perangi-pemanasan-global-dengan-atap-putih#sthash.fAZaap7F.dpuf
Warna atap rumah biasanya berwarna merah bata, biru, hitam, hijau tua, dan lain-lain. Sangat jarang kita melihat atap berwarna putih. Untuk bangunan dengan dak pun biasa mengikuti warna semen yaitu abu-abu.
Ternyata untuk kita yang tinggal di daerah tropis dan panas, atap berwarna putih akan jauh lebih bermanfaat.
Permukaan atap menutupi rata-rata 25% dari seluruh permukaan kota. Sedangkan jalanan menutupi sekitar 35% dari seluruh permukaan kota. Menurut penelitian dari Hashem Akbari,
seorang peneliti dari Heat Island Group, bila 100 kota didunia mengganti atap dengan warna putih, dan juga jalanan dengan bahan yang lebih memantulkan cahaya, seperti jalan beton dibandingkan jalan aspal, maka efek pendinginan global yang dihasilkan akan sangat besar.
khusus untuk penggunaan atap berwarna hitam : atap berwarna hitam dapat menambah panas suhu di permukaan atap. (itu karena seperti apa yang dulu kita pelajari di sekolah, bahwa warna hitam dapat menyerap kalor (panas) lebih banyak di bandingkan warna putih. hal itu akan mengakibatkan meningkatnya juga suhu di dalam ruangan
nah, untuk mengurangi hawa panas tersebut, mungkin cara yang paling murah adalah dengan mengecat atap menggunakan cat berwarna putih.
kenapa ?? : itu karena atap berwarna putih bisa memantulkan sinar ultraviolet lebih banyak di bandingkan warna gelap seperti warna hitam, dan dapat mengurangi transfer hawa panas kedalam ruangan.
bahkan Negara bagian California sudah mengharuskan semua bangunan baru sejak tahun 2005, menggunakan atap berwarna putih, untuk permukaan atap yang rata maupun menurun
lalu apa hubungannya mengecat atap menggunakan cat berwarna putih dengan pengurangan pemanasan global ?
itu karena, penggunaan atap berwarna putih dapat menghemat atau mengurangi penggunaan AC hingga 15% dalam satu tahun.
itu hanya untuk satu rumah. lalu bayangkan jika ada 1 juta rumah yang menghemat penggunaan AC sebanyak 15% setiap rumahnya mungkin itu akan sangat membantu untuk penghematan energi global. alhasil, pemanasan globalpun bisa sedikit berkurang
penerapan atap berwarna putih ini, selain bisa menghemat energi dan uang, hal ini juga dapat sedikit membantu dalam proses penyelamatan lingkungan
- See more at: http://www.sobatbumi.com/solusi/view/81/Perangi-pemanasan-global-dengan-atap-putih#sthash.fAZaap7F.dpuf

Submenu Section

Feature

 
 
Blogger Templates